Rabu, 20 Agustus 2014

Kilas Pesona Cinta Siti Khatijah dan siti Aisyah. Jilid 1

    Keteladanan rumah tangga Rasulullah SAW dengan Khadijah RA memberikan inspirasi yang tak ada habisnya. Perbedaan usia, Rasulullah dan istri istrinya tak jadi masalah. Jasa Khadijah begitu besar dan tak akan mungkin dilupakan. Selama Muhammad berkhalwat di gua Hira, Khatijahlah yang membawakan makanan dan minuman untuk suaminya. Padahal, jarak menuju gua Hira sangat jauh. Gua itu terletak di Puncak Jabal Nur yang tinggi serta berbatu-batu runcing. Sesudah mendapatkan wahyu, Muhammad menggigil kedinginan. Khadijah menyelimutinya dengan penuh kasih sayang. Hati Rasulullah kian tentram, setelah mendengar pernyataan Khadijah yang beriman kepadanya.

   
  Allah memanggil Khadijah. Khadijah pun meninggal. Rasulullah sangat bersedih. Justru tatkala kelembutan serta kebijaksanaanya dibutuhkan, pada saat-saat rawan menghadapi perlawanan kaum musyrikin di awal penyebaran dakwahnya. Hingga tiga tahun lamanya Rasulullah tetap menduda. Setelah berpindah ke Madinah, barulah beliau bersedia menikah dengan Aisyah, putri sahabatnya sendiri, Abu Bakar As-Shiddiq RA. Menurut beberapa riwayat, Aisyah seorang gadis cantik. Dan ia satu-satunya istri Rasulullah yang dinikahi ketika masih gadis. Akan tetapi, tak mudah bagi Rasulullah untuk dapat menghilangankan kenangan indah bersama Khadijah yang usianya terpaut lima belas tahun lebih tua. Seringkali Nabi mengigau, dan dalam igaunya yang sering disebut-sebut adalah Khadijah.

Jika kebetulan sedang makan berdua, Nabi minta disediakan tiga piring makanan. Dengan keheranan Aisyah bertanya, "Untuk siapa piring yang ketiga ini? Bukankah kita cuma berdua?" Nabi menjawab, "Yang sepiring akan kusedekahkan bagi orang lain. Pahalanya aku berikan untuk Khadijah" .Lama-lama Asiyah tak tahan lagi melihat kondisi ini. Ia bertanya, "Ya Rasulullah. Di hadapanmu ini ada seorang istri yang cantik jelita. Masih muda dan segar. Amat setia kepada suami. Tapi, kenapa masih kau sebut-sebut juga istri yang sudah meninggal, yang kau nikahi dalam usia lanjut? Apa sebabnya? Dan apa rahasianya kemulian wanita yang sudah janda dua kali sebelum jadi istrimu itu?"

Nabi SAW dengan bijak tetapi tegas menjawab, "Aisyah, Khadijah sungguh amat mulia. Allah tak akan pernah menggantikan untuku seorang istri yang lebih baik daripadanya.". "Apa keistimewaannya, ya Rasulullah?" Tanya Aisyah lebih lanjut, penuh rasa ingin tahu. Nabi menjawab, "Khadijah mencintaiku pada saat aku sedang sengsara. Khadijah beriman kepadaku pada waktu orang lain tak percaya dan menganggapku gila. Khadijah memberikan banyak sekali pengorbanan untukku ketika orang lain menolakku dan memusuhiku. Patutkah aku melupakan perempuan seagung itu, walaupun misalnya ia bukan istriku? Dan ia adalah istriku, Aisyah. Ia tetap istriku hingga kapan pun juga. Maut sesekali pun tak mampu memisahkan hubungan antara suami istri, kecuali secara lahiriah dan berdasarkan hukum telah terpisah di dunia."

Jumat, 15 Agustus 2014

Jadikan Kesukaan Rassululah SAW menjadi Kesukaanmu dan Suami atau Istrimu.


      Setiap manusia pasti punya yang namanya kesukaan atau hobi. Apabila seseorang menyenangi suatu perbuatan dapat di pastikan dia sering melakukan, betul nda ? ? hehehe. kalo yang disenangi dalam bentuk makanan ato minuman pasti dia sering memakan ato meminumnya. Selain kesukaan ada juga yang namanya idola, kebanyakan dari kita pasti mengidolakan seseorang, terasa kita menginginkan seperti apa yang kita idolakan. misal nih yaa, seseorang mengidolakan pemain sepak bola terkenal maka dia akan bikin mirip dirinya seperti yang di idolakan, dari segi pakaian, gaya rambut dll. Nah sekarang coba siapa idolamu dalam hidupmu ?? dan bagi yang mengidolakan Rassululah SAW anda nda salah baca, ato yang tidak mengidolakan Rassululah SAW mulai sekarang pindah dah idolanya ke Rassululah SAW. Disini akan saia sajikan kesukaan Rassululah SAW tapi sekilas tapi, hehehe


      Langsung saja tak panjang lebar ndak bosen, hehehe. Makanan yang di sukai Beliau di antaranya keju dan kurma, sebagaimana yang diriwayatkan oleh abu daud dan ibu majah dari Ibnu Basar r.a bahwa "Keju dan kurma disukai rassululah.". selain itu juga ada anggur dan semangka yang disukai Beliau, Abu Na'im meriwayatkan dari mu'awiyyah bin yazid Al-Absiy bahwa Rassululah menyukai buah buahan anggur dan semangka. Selain itu juga ada madu, daging bagian bahu yang beliau suka. minuman yang beliau suka yaitu minuman manis yang dingin ( Al Hulwa Al Barid ). sebagaimana yang diriwayatkan dari ahmad, At tirmidzi dan al hakim "Sesungguhnya minuman yang paling disukai oleh Rasulullah SAW adalah Al Hulwa Al Barid (minuman manis yang dingin)." itu sedikit kesukaan rassululah SAW. coba kalo kita amalkan Enaknya dapet, Sunnahnya dapet. hehehe

      kalau dari pakaian beliau menyukai gamis dan jubah sebagaimana hadist yang di riwayatkan Bukhari, Muslim, abu daud dan An Nasa'i "pakaian yang sangat disukai Rasullulah SAW adalah jubah" dan hadist abu daud , at tirmidzi dan al hakim dari ummu salamah " pakaian yang disukai rassululah adalah gamis ". untuk warna yang beliau suka, warna Hijau (HR. Ibnu Saniy dan Abu Na'im). sebenarnya masih banyak kesukaan rassululah, maaf disini cuma di sajikan segitu aja lah ya, kalo pengen banyak lagi boleh sms ato kirim email. hehehe. Segitu juga kalo kita istiqomah menjalankannya uda sangat bagus, tau sedikit asal istiqomah dalam menjalankannya kan lebih bagus daripada tau banyak tapi gx di amalkan, syukur syukur tau banyak juga istiomah dalam menjalankan, hehehehe. InsyaAllah besok ato lusaakan saia posting lagi terkait dengan sikap rassullulah ke anak''. penting buat yang uda punya anak ato yang mau punya anak, walopun saia masih lammma punya  anak, nikah juga belum, hihihi. tapi nda harus ke anak sendiri bisa ke anak orang lain juga bagus, sampai jumpa di Artikel selanjutnya yaaaa. :)

Date , sabtu 16 agustus 2014 di rumah

Kamis, 14 Agustus 2014

Romantika Rassululah SAW bersama Istri Istrinya

     
   Muhammad SAW, siapa yang tak kenal dengan nama itu. Yang mengaku Islam Pasti kenal donk dengan nama itu, hehehe. Muhammad SAW itulah Rasul Allah, Utusan Allah, suri tauladan seluruh ummat manusia dalam berbagai bidang. Beliaulah sosok manusia yang sempurna, Di medan perang beliau adalah seorang jenderal profesional yang menguasai taktik dan strategi bertempur. Di tengah masyarakat, beliau adalah teman, sahabat, guru, dan sosok pemimpin yang menyenangkan. Di rumah, beliau adalah seorang kepala keluarga yang bisa mendatangkan rasa aman, kasih sayang, sekaligus kebahagiaan. Beliaulah sosok seorang pria yang sangat lembut, beliau mengekspresikan cinta kepada istri istrinya dengan sederhana dan bersahaja. Beliau juga sosok yang dikenal sangat romantis. nanti disini akan kita KUPAS TUNTAS bersama Romantika Rassululah bersama Istri Istrinya, hehehe. * Berharap Memiliki Keluarga Seperti Beliau, hihihihi :D *. Disini akan saia sajikan macem macem romantika rasul kepada istrinya. Cocok banget buat yang sudah berumah tangga maupun yang ingin Berumah tangga, Semoga saia secepatnya nikah dah, biar bisa ikutin sunnah beliau bersama istrinya. hehehe. Simak Baik Baik yooow. :)

      Beliau biasa memanggil istri-istrinya, dengan panggilan kesukaan dan panggilan yang indah.
Siti ‘Aisyah, dipanggil dengan panggilan “Ya Humaira” (wahai si merah jambu). Coba bayangkan, istri mana yang tidak tersanjung saat dipanggil suaminya dengan panggilan ini? Telinga siapa yang tidak ingin mendengar sapaan seperti ini? boleh tuh nanti kita pake untuk istri kita, bisa my Honey, My Baby dll. kalo belum halal tapi jangan yow, nda boleh, HARAM. hehehe. Tapi keindahan itu tercipta bukan karena beliau ahli merayu, melainkan karena hati beliau memang bersih, bening, indah dan keluar dari lubuk hati paling dalam dari hati yang indah itulah keluar kata-kata, perilaku, dan sikap yang indah. Dari keindahan hati itulah terpancar segala keindahan dari setiap yang dipandang dan ditemuinya. Beliau juga dikenal memanjakan wanita (istri-istrinya). Dari Anas, dia berkata: “Kemudian kami pergi menuju Madinah (dari Khaibar). Aku lihat Nabi Sallallahu ‘Alaihi Wa Sallam menyediakan tempat duduk yang empuk dari kain di belakang beliau untuk Shafiyyah. Kemudian beliau duduk di samping untanya sambil menegakkan lutut beliau dan Shafiyyah (Istri Rassul) meletakkan kakinya di atas lutut beliau sehingga dia bisa menaiki unta tersebut.” (HR Bukhari). Beliau juga menyayangi dan mengistimewakan istrinya di kala istrinya sedang sakit. Dari ‘Aisyah, ia mengatakan, beliau adalah orang yang paling lembut dan banyak menemani istrinya yang sedang mengadu atau sakit. (HR Bukhari dan Muslim). 

      Selain Itu rassul juga kerap mengecup istrinya tentunya dalam rangka memupuk romantisme dan harmoni rumah tangga. Dalam keadaan puasa pun beliau mengecup ‘Â`isyah. Ia bertutur, “Rasulullah Saw. mendekatiku untuk mengecupku. Aku katakan bahwa aku sedang berpuasa. Beliau bersabda, ‘Aku juga sedang berpuasa.’ Beliau menghampiriku lalu mengecupku”. Rasulullah membiasakan mencium istri ketika hendak bepergian atau baru pulang. Dari ‘Aisyah radhiallahu anhu, bahwa Beliau biasa mencium istrinya setelah wudhu’, kemudian beliau shalat dan tidak mengulangi wudhu’nya.”(HR ‘Abdurrazaq). Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam juga suka memakan dan meminum berdua dari piring dan gelas istri-istrinya tanpa merasa risih atau jijik. Dari ‘Aisyah RA, ia berkata: “Saya dahulu biasa makan his (sejenis bubur) bersama Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wassalam .“ (HR. Bukhori dalam Adabul Mufrod). Nabi Shalallahu ‘alaihi wa sallam pernah minum di gelas yang digunakan ‘Aisyah. Beliau juga pernah makan daging yang pernah digigit ‘Aisyah.(HR Muslim). mandi juga bareng, hehehe. nih hadistnya Dari ‘Aisyah radhiallahu ‘anha, ia berkata, “Aku pernah mandi dari jinabat bersama Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam dengan satu tempat air, tangan kami selalu bergantian mengambil air.” (HR Mutafaqun ‘alaih).


     
Rasulullah juga sangat mengerti perasaan istri-istrinya dan tau cara menyenangkan dan memberi kasih sayang. Rasulullah, sering tidur di pangkuan Siti ‘Aisyah, meski istrinya sedang haids.
Dari Urwah ia pernah ditanya orang, “Bolehkah wanita haids melayaniku dan bolehkah wanita junub mendekatiku?”  Urwah berkata, “Semuanya boleh bagiku, semuanya boleh melayaniku, dan tiada celanya. ‘Aisyah telah menceriterakan kepadaku bahwa dia pernah menyisir rambut Rasulullah ketika dia sedang haidsh, padahal ketika itu Rasulullah SAW sedang i’tikaf di masjid; beliau mendekatkan kepalanya kepadanya (‘Aisyah) dan dia (‘Aisyah) ada di dalam kamarnya, lalu ia menyisir beliau, padahal ia sedang haids.”. PR buat istri dan calon sitri berarti tuh, tetep perhatian sama suami walopun sedang haids, hehehe

      Dalam rangka memuliakan, menghormati dan menggembirakan istri, Nabi Saw. menjelaskan kepada umatnya bahwa bercanda-ria dan bersenda-gurau (bermesraan) dengan istri termasuk perbuatan berpahala bagi suami. Beliau bersabda, “Segala yang melalaikan seorang Muslim adalah batil, kecuali memanah, melatih kuda, dan bercanda-ria dengan istri ini semua termasuk kebenaran.". bahkan rasul SAW juga suka menyuapi istrinya baik cuma berdua maupun ada orang lain d sekitarny ni hadistnya, hihi. Dituangkannya air ke dalam cangkir lalu diberikannya pada istrinya. Suatu hari beliau menjenguk salah satu sahabatnya yang sedang sakit. Kepadanya beliau bersabda, “Bahkan suapan yang kamu angkat ke mulut istrimu, itu bernilai sedekah untukmu”. Betapa indah Islam. Sungguh menyeluruh ajaran-ajarannya. Memang hanya suapan. Namun ia mendekatkan pasangan suami-istri sehingga satu sama lain saling merasa nyaman dan tenang berada di sisi pasangannya. Memang hanya suapan. Tetapi ia dapat memantik cinta dan kasih-sayang di antara suami-istri. Memang hanya suapan. Tapi ia menorehkan senyum di bibir suami-istri yang saling menyayangi. Memang hanya suapan. Namun rasa sehati dan sehaluan yang ditimbulkannya menularkan romantika dan harmoni antara suami-istri. Lihatlah Baginda Rasul, bagaimana beliau minum satu gelas dengan para istrinya.

      Pribadi Nabi Saw. yang seperti digambarkan di atas, bukan perkara berat untuk melakukan kerja-sama dengan para istrinya dalam urusan-urusan ‘ubudiyah seperti shalat, sedekah serta kewajiban dan amal-amal sunnah lainnya, seperti kerja-sama (saling membangunkan) untuk shalat malam. Beliau pernah bersabda: "Allah merahmati seorang suami yang bangun malam lalu shalat lalu membangunkan istrinya, kemudian istrinya juga shalat. Jika istrinya enggan bangun, ia memercikan air ke wajahnya". siap siap aje yah besok istri saia kalo nda mau bangun tak siram sak ember sekalian, Just Kidding, :D. InsyaAllah saia ngikut Rassul aja yang uda pasti aman, hehehe. 

Saudaraku, coba anda perhatikan rassululah SAW pemimpin besar umat Islam, pengemban risalah agung kemanusiaan yang hati dan pikirannya tercurah memperjuangkan kebaikan umat serta kejayaan Islam juga sangat sangat memuliakan dan memperhatikan istrinya, apalagi kita para kaum laki'' yang biasa biasa saja kox malah mghina para wanita, ayo donk muliakan para wanita dan juga istri kita sebagamana sudah di contohkan Rassul. Bagi kaum wanita juga jaga tuh kehormatan dirinya, jangan di umbar tuh aurat, dan juga jangan mudah tergoda oleh laki'' yang belum halal. hehehe. Cinta itu memang indah, pahit terasa manis dengan cinta, sakit terasa nyaman dengan cinta, sengsara terasa bahagia dengan cinta dan lain lain NAMUN itu semua jikalau setelah MENIKAH, ingat itu kawan, hehehe. Cinta layaknya bayi yang masih menyusu, perlu orang yang memerhatikan, mengasuh dan menjaganya supaya tetap sehat dan ceria. Jika tidak, ia akan lemah, layu, lalu tak bernyawa. Tentu yang memperhatikan, yang mengasuh dan menjaganya itulah pribadi kita sendiri, pribadi yang memahami syari'at islam. uda dulu lah yah, besok kita sambung lagi insyaAllah masih terkait rumah tangga rasul, bagaimana rasul bersama anak'', romantika rasul di malam pertama  dan lain lain. :)

date , Kamis 14 Agustus 2014 in my home

Kamis, 24 Juli 2014

Dakwahku di Dunia Kampus



Asslamu’alaikum wr.wb
Hai Sahabatku yang habt, mari kita lanjutkan perjalanannku di dunia dakwah kampus. 

Beberapa waktu lalu ku ceritakan kisahku di LADANG DAKWAH sampai dengan SMA, kini ku lanjutkan perjalanan dakwahku di ladang kampus, dunia dimana yang mengawali aku bertemu dan hidup dengan orang orang Hebat. Subhanallah, Alhamdulillah, Allahu Akbar itulah kata yang senantiasa ku ucapkan di ladangku kali ini. Begitu banyak hal yang membuatku kagum, membuatku bersyukur, dan membuatku semakin cinta padaNya. Agax lebay kali yah kata’’a, hehehehehe. Tapi nda juga tuh bahkan harus lebih dari itu karena masih sangat kurang pujian itu untukNya yang telah member nikmat begitu banyak pada kita.

Awal mula dari semua itu ketika allah menuntunku untuk masuk ke perguruan tinggi, Berbekal BISMILLAH akhirnya aku bisa melanjutkan, sama sekali tak terbayang aku bisa melanjutkan. Dulu mau lanjut ke SMA juga pikir’’ karena biaya, maklum nyooh. Hehehehe. Waktu itu aku dan orang tuaku sempet konsultasi ke pak Kyai dimana aku mondok sebelumnya. “Pak kyai apa sanggup membiayai kalo iman lanjut kuliah ya” Tanya Ibu, “Bayar aja dengan BISMILLAH” sahut pak Kyai dengan Spontan. “Allah member rezeki pada hambanya sesuai kebutuhan” Nasehat pak kyai padaku. Ingat Kawanku yang hebat jangan pernah kita kesampingkan allah kalo urusan kita ingin lancer, perhatikan allah pasti allah akan jauh lebih memperhatikan kita.  Akhirnya akupun masuk ke sebuah kampus yaitu STIKES AIAIC. Inilah Kampusku kawan. 15 juta kurang sedikit itulah angka yang harus ku bayar, dengan bismillah akhirnya angka itu terbayar ntah darimana orang tuaku dapet, maklum orang tuaku hanya usaha kecil’’n (TEMPE).


       Singkat cerita, organisasi BEM itulah yang pertama kali organisasi ku ikuti, semester 1 dan 2 langsung di tunjuk menjadi bendahara, semester ke 3 dan 4 naik menjadi wakil presiden bem, dan di semester ini pula ku gabung dengan organisasi dakwah kampus KDA ( komunitas dakwah Al-Irsyad). KDA inilah yang membawaku ke dunia dakwah kampus lebih jauh. Dsni yang ku ceritakan hanya di dunia dakwah saja, di awal aku gabung dengan KDA, aku di utus ke UGM untuk mengikuti acara sarasehan nasional, dimana seluruh aktifis dakwah seindonesia kumpul, disinilah semangatku menggelora. Semester 5 dan 6 aku di kasih mandat untuk menjadi Amirul Mu’minin KDA, bersama teman’’ aku yang sangat hebat kita pun berdakwah baik di kampus maupun di masyarakat luas baik itu seminar, workshop, pelatihan, santunan anak yatim piatu, bakti sosial, tabligh akbar, bahkan acara berskala nasional aku ikuti, terakhir di IPB akhir tahun 2013 dan masih banyak lainnya. Di tabligh akbar ini lah pertama aku berbicara di depan ratusan bahkan ribuan masyarakat, (agax gerogi dikit, hehehe). Semester 7 aku limpahkan kepemimpinan KDA ke adik tingkatku. Tapi tetep aku kawal setiap ada kegiatan, hehehhee.

Selama aku kuliah aku hidup selalu di lingkungan masjid, 3 tahun di asrama kampus UMAR BIN KHATAB skalian memperdalam pemahamanku tentang tauhid dan fiqih. Satu tahun terakhir aku hidup di masjid di warga dan mengajar ngaji disitu, masjid Darussalam lengkong mertasinga dimana lingkungan yang masih merah (banyak kesyirikan) dan masih minim pengetahuan tantang agama (ngeyelan, salah tidak tahu dirinya salah dan tidak mau di salahkan, hehehehe) bener’’ membuatku melatih hati untuk sabar, kemandirian soalnya hidup sendiri dirumah takmir. Aku di masjid ini kurang lebih 8 bulan, setelah itu aku pindah ke masjid Al-Irsyad. Dan bertepatan dengan Rhamadan 1435 H. dah nyampe itu aja lah yaaa, cape ngetiknya, hehehehe.
Wasalamu’alaikum wr. wb


Senin, 14 Juli 2014

Pantun Nasehat (Religi)

Perjalanan Singkat Di Ladang Dakwah (Usia 7 Tahun - 23 Tahun)

Perjalanan Singkat Di Ladang Dakwah (Usia 7 Tahun - 23 Tahun) 


  •        Sulit Rasanya menuliskan rangkaikan kisah ini, karena begitu banyak kisah yang ku jalani. sekilas perjalananku di usia 7 tahun sampai dengan 23 tahun. 7 tahun itulah waktu dimana ku mulai mengenal lebih jauh yang namanya Tholabul 'Ilmi Dyin, waktu itu pula ku mulai menginjakkan kakiku di sekolah dasar. Perjalananku dari tempatku mengaji tidaklah dekat kawan, aku bersama 3 temanku meniti Ilmu agama di desa sebrang menggunakan sepeda ontel yang sudah reot. Kita berangkat ke tempat kita mengaji Ba'da ashar dan pulang Ba'da Subuh, mungkin kawan bertanya, Lantas dimana tidurnya ??  kami tidur dimanapun kita mengantuk disitulah kita tidur. Hampir Rutinitas itu kita lakukan sampai dengan lulus SMP. Menggunakan Sepeda ontelku, aku menuju ke ladang ilmu dengan melewati bulak sawah sekitar 2 KM, waktu itu belum ada listrik (maklum anak ndeso, hehehe"). Kami ber empat saling saing dalam mengaji, sering kali kita berantem gara'' saingan mengaji. hehehehe. nyampe membekas bekas gigitan teman , hihihii. tapi itulah gigitan penyemangat bagiku untuk selalu meniti Ilmu Dyin sampai akhir khayat. dari Usia masuk SD sampai lulus SMP aku tempuh dalam waktu 10 tahu (waktu kelas 1 SD pernah tinggal klz, hehehe jadi malu x_x). aku berjumpa dengan keluargaku dalam sehari semalam hampir tidak ada 4 jam, aku berangkat sekolah jam set 7 pagi, pulang sekolah sekitar jam 1 siang, jam 1 siang sampai ashar main bareng teman teman, ba'da ashar berangkat mengaji pulang subuh, jadwal ngajiku setiap ba'da ashar ba'da magrib dan subuh. abiz isa mau pulang gx berani, hehehehe. Namun ridlo Ibuku, Ciuman ibukulah yang membuat ku sellu semangat dengan semua itu. sudah segitu saja yah, lanjut ke SMA.  :)

                   Itu Kawan Kawan Seperjuanganku dari berbagai Perguruan Tinggi Indonesia waktu di IPB

     SALAM DAKWAH KAWAN

  •       Tahun 2007 Aku melanjutkan Tholahul Ilmiku di kecamatan sebrang, aku seorang diri tanpa satupun yang aku kenal. SMA N Cipari itulah nama Sekolahanku waktu SMA. Waktu SMA aku juga menuntut ilmu di pondok pesantren 'Ainul Huda cipari yang di asuh RMK. Abdul Faqih. Dengan membawa pribadiku yang culun, cupu dan ndeso dengan semangatku, cita citaku aku memberanikan diri untuk melanjutkan meniti ilmu aga di pesantern tanpa se'orang diri pun yang ku kenal. dua tiga hari aku merasa sangat tersiksa dan sangat kaget dengan lingkungan seperti itu, tahu sendiri kaya apa lingkungan pesantren, makan berebut, di jaili temen, bangun harus gasik, di oprak oprak kaya ayam. hehehe. Beberapa hari pertama aku merasa kesepian di tengah tengah keramaian tawa canda ria teman''ku. aku mencoba tertawa riang bersama temanku ditengah hatiku yang gx jelas rasanya. hari demi hari berlalu akhirnya aku berhasil beradaptasi dengan temanku. dua tiga minggu sifat nakalku mulai muncul, sebelum aku cerita bagaimana kenakalanku di pesantren terlebih dahulu ku akan ceritakan bagaimana aku mengaji pertama kali disitu. Pertama kali aku mengaji suruh menghafal surat Al-Fatihah, dengan sombongnya aku membacakan, ternyata koment dari guru ngajiku sangat pedas, "Baca apa itu, Baca Qur'an apa Kecehan" dalam hatiku berkata "AWAS" hehehehe.  aku belajar membaca Al-Fatihah yang sesuai dengan kaidah Makhroj, Tajwid kurang lebih 1 bulan. dan alhamdllh lulus jga, hehehehe. itu awal dari perjalann ngajiku. suatu ketika aku merasa bosan dengan apa yang aku kaji bersama teman'', soalnya uda pernah ku kaji semua sebelum aku masuk ke pesantren. Suatu Waktu, pas kajian subuh dimana temen'' semua mengaji aku tidur dikamar karena uda bosen dengan itu semua, aku dipanggil dan ditegur guru ngajiku aku tetep aja tidur, mngkin guru ngajiku kesal ato gimana tiba'' bilang " kalo gx mau ngaji ya silakan gantiin aku " dengan sepontan aku langsung bangun dan tak minta kitab yang di pegangnya, ternyata kitabnya uda ada terjemahnya, dengan mudah aku membacanya. temen''ku pin tertegun terkagum kagum. Aku di pesantren paling baru 3 ato 4 bulan sudah berani mengajar sedangkan yang uda 7 tahun bahkan lebih belum berani sama sekali. itu sedikit kenakalanku, hehehhee. singkat waktu dan singkat cerita setelah 2 tahun aku meniti ilmu d peantren aku pulang dan tinggal dirumah 2009, jadi sekolahnya dilaju. aku mengabdi dengan mendirikan TPQ di musholah depan rumahku. Alhamdulilah sampai sekarang masih ada bekasnya, walopun uda bubar gara'' di tinggal sama aku meniti ilmu ke jenjang perguruan tinggi STIKES Al-Irsyad Al-Islamiyyah Cilacap. Pengen tahu jejak dakwahku di kampuuuuuss. . . . . ??? Ikuti terus Goresan Tanganku di Ladang Dakwah, di jamin lebih seru dan lebih keren lagi, dari seorang anak desa yang culun cupu ndeso, gx tau apa'' tentang agama sampai dengan menjadi Ulil Amri di Lembaga Dakwah Kampus bahkan sampai tingkat Nasional. AYO IKUTI TERUUUZZ. hihihihihi
  •  
  • Ditulis tanggal 15 juli 2014  di masjid al Irsyad cilacap

Jumat, 21 Maret 2014

Biografiku




BIOGRAFIKU
Nama  : Su’iman
Alamat  : Kunci RT 03 RW 04, Sidareja, Cilacap
     imansbems@yahoo.com
No. Hp  : 085 726 174 623

Riwayat Thalabul 'Ilmi :
1. SDN 01 Kunci Sidareja  1998 - 2004
2. SMP Nasional Sidareja  2004 - 2007
3. SMA N Cipari   2007 - 2010 
4. PonPes "Ainul Huda Cipari 2007-2009
5. S1 Keperawatan STIKES Al-Irsyad Cilacap  2010 - 2014
6. Profesi Ners STIKES Al-Irsyad Cilacap 2014-2015 InsyaAllah
 
Pengalaman Organisasi :
1.Bendahara BEM STIKES Al-Irsyad  2010-2011
2.Wakil Presiden BEM STIKES Al-Irsyad   2011-2012
3.Ketua Komunitas Dakwah Al-Irsyad (KDA)  2012-2013
4.Senat Mahasiswa STIKES Al-Irsyad   2012 - 2014
5.Ketua Perintis Himpunan Mahasiswa S1 Keperawatan (HIMAS1K) STIKES Al-Irsyad 2012
6.Ketua Perintis Forum Silaturahmi Mahasiswa Islam Cilacap (FOSMIC) tahun 2013
7.Traner Center Daerah (TCD) bagian Syi’ar wilayah Puskomda Purwokerto, dari TegalPurworejo, 2013-2014
8. Guru Ngaji di masjid Darussalam Lengkong Mertasinga Cilacap 2013-2014. 

Moto Hidup :
1.Fokus Pada Satu Tujuan Tetapi Jangan Terpaku Pada Satu Tujuan.
2. Jalani Hidup Berdasarkan Al-qur’an Dan Al-hadist

(Date 21 Maret 2014)